Sirkulasi pengelolaan obat tentunya tidak saja langsung bermuara pada pasien tanpa adanya proses. Sebagai sebuah instansi, Instalasi Farmasi Kota Kupang bertanggung jawab dalam proses penerimaan obat sampai pada pendistribusian dan akhirnya dapat dikonsumsi oleh pasien.

Dipublikasi pada : Warta

 

Amerika akhirnya melegalkan penjualan obat berbahan dasar ganja. Uniknya, obat untuk mengatasi kejang-kejang epilepsi ini berbentuk sirup dan memiliki rasa stroberi.

Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat mengesahkan Epidiolex buatan GW Pharmaceutical. Obat ini mengandung cannabidiol (CBD), zat dari ganja yang menyebabkan perasaan tenang dan mengatasi kejang-kejang, namun tidak mengandung tetrahydrocannabinol (THC), kandungan pada ganja yang membuat seseorang nge-fly atau mabuk.

Hal ini menjadikan Epidiolex obat resep berbahan dasar ganja pertama yang boleh beredar di Amerika Serikat. Epidiolex sudah melewati serangkaian uji ilmiah dan uji klinis, termasuk penelitian kepada 500 pasien epilepsi.

dr Ellaine Wirrel, direktur program epilepsi anak dari Mayo Clinic mengaku senang akhirnya obat epilepsi berbahan dasar ganja sudah diakui oleh FDA. Meski begitu ia mengingatkan agar pengawasan tetap harus terus dilakukan.

 

 

(Sumber : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4083712/obat-epilepsi-rasa-stroberi-ini-berbahan-dasar-ganja)

Dipublikasi pada : Info Sehat

Obat hipertensi yang mengandung valsartan produksi Zhejiang Huahai Pharmaceuticals terkena pengotor Nitrosodimethylamine (NDMA).

Dipublikasi pada : Info Sehat

Penggunaan obat rasional merupakan istilah yang diberikan untuk memaksimalkan fungsi obat sesuai dengan dosis dan kebutuhan klinis. Masing-masing individu memiliki kebutuhan obat yang cukup berbeda. Bahkan, dosis yang diberikan melalui berbagai obat-obatan biasanya akan disesuaikan dengan kondisi penyakit yang diderita. Hal ini dilakukan untuk mencegah kelebihan dosis dari seluruh obat yang dikonsumsi dengan jumlah tertentu. Bahkan, organisasi kesehatan dunia atau WHO juga menganjurkan penerapan obat rasional terhadap seluruh pasien di seluruh dunia.

Dipublikasi pada : Info Sehat